|
Simpang Empat,Warta Pasbar. Polisi Resot Pasaman Barat akan menurunkan 253 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah, 30 Juni 2010. Dalam pengamanan tersebut, para personil Polres Pasbar juga akan di bantu oleh personel (BKO) dari Polda Sumbar Sat Pol PP,Kesbang pol Linmas dan TNI.
POLRES Pasbar, AKBP Tavip mengataka, dalam pengamanan pelaksanaan Pilkada petugas Polressudah melakukan sejak tahapPilkada berlangsun, yakni dari pendaftaran bakal calon (balon) hingga sosialisasi Pilkada ke masyarakat. Sementara, saat masa pencoblosan nanti, dua orang personil bisa mengawasi lima atau 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Namun,mengingat jumblah TPS yang mencapai 900 unit, kekuatan personil yang ada jelas terasa kurang karena Polres Pasbar hanya memiliki 380 personel yang tersebar di Polsek-polsek yang ada. Mudah-mudahan, personel tambahan dari Polda akan menambah kekuatan Polres untuk pengamanan Pilkada dan jumblah TPS bisa berkurang sehingga pengamanan dapat dilakukan secara optimal, tambah Edy. Polres Pasbar juga akan mengawasi sejumblah daerah yang rawan konflik yakni Pulau Panjang Kec. Sungai Beremas dan Kec. Kinali. Polres menilai Kerawanan suatu daerah tidak saja jarak jangkauan yang jauh tetapi melihat tingkat suhu politik di daerah bersangkutan. "Kami menghumbau para calon bupati dan wakil bupati agar dapat mengendalikan simpatisannya agar tidak memancing keributan yang nantinya bermuara pada konflik. Selain itu, kepada masyarkat agar dapat tetap menjaga ketertiban dan keamanan dan tidak terpancing isu-isu yang akan menimbulkan konflik,"tegasnya.(ans) |